Young Genius Effect
Apakah itu sendi kehidupan? Seperti halnya sendi tulang makhluk hidup pada umumnya, sendi kehidupan merupakan suatu penghubung dimana segala elemen kehidupan bersatu agar dapat menggerakkan kehidupan. Elemen kehidupan tersebut seperti unsur-unsur dalam sendi yang mempunyai fungsi khusus agar sendi bekerja dengan baik Elemen kehidupan terdiri dari elemen ekonomi, sosial, politik, pendidikan dan agama. Maka dari itu, tanpa adanya sinergi atau keselarasan antar elemen tersebut, tidak akan tercipta suatu laju kehidupan yang harmonis dalam kehidupan kita.Sepertihalnya kehidupan tanpa pendidikan bagaikan mobil tanpa pengemudi, kehidupan tanpa perekonomian yang baik bagaikan kereta kencana tanpa kuda dan masih banyak hal lain yang sangat penting bagi kehidupan.Sebuah mobil bila tak ada pengemudi yang menjalankannya maka mobil tersebut tidak akan sampai tujuan, kereta kencanapun juga seperti itu, kereta membutuhkan seekor kuda yang dapat menariknya berjalan menuju ketempat yang ia tuju.Tidak dapat dipungkiri bahwa hal-hal tersebut sangat berhubungan satu sama lain, apabila ada suatu elemen kehidupan yang tidak dapat saling bersinambungan, maka tidak akan tercipta suatu kehidupan yang harmonis.
Namun, kondisi sendi kehidupan saat ini penuh dengan kerusakan yang harus diperbaiki, adanya kesenjangan sosial, ketidakadilan berpolitik,kurangnya pemerataan pendidikan, kekuatan ekonomi yang lesu dan kurangnya toleransi beragama.Hal ini dialami oleh berbagai negara di dunia, khususnya di negeri kita tercinta yaitu Indonesia. Di Indonesia terus tumbuh permasalahan-permasalahan baru dalam sendi kehidupan, contohnya yaitu naiknya harga pangan, perselisihan dalam masyarakat, banyaknya pengangguran, siswa putus sekolah dan masalah-masalah lainnya.Hal-hal tersebut terus menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah yang harus segera diselesaikan demi kesejahteraan sosial masyarakat.Ada banyak cara yang dapat dilakukan pemerintah, contohnya seperti peningkatan mutu teknologi yang dapat diaplikasikan dalam berbagai sendi kehidupan. Teknologi tersebut dapat berupa teknologi tradisional maupun modern.
Namun, saat ini kita hidup di zaman milenial yang terus menuntut kita untuk mengikuti arus dan menciptakan suatu teknologi modern. Untuk menyukseskan salah satu jalan yang diambil pemerintah ini maka perlu adanya dukungan dari berbagai golongan dalam masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki pemikiran yang inovatif,kreatif,kritis dan rasa kepedulian terhadap permasalahan dalam sendi kehidupan yang lambat laun memberi dampak yang besar bagi masyarakat.
Hal ini yang mendasari pemikiran kita bahwa, potensi yang dimiliki oleh pemuda sangat besar dalam berbagai hal khususnya pengembangan teknologi.Banyak bermunculan inovasi yang diciptakan oleh para pemuda dalam hal teknologi untuk mendukung berbagai elemen kehidupan. Contohnya seperti, mobil listrik, motor listrik,Bukalapak, Go-Jek, Traveloka, dan inovasi lainnya.Mengapa mereka semua menciptakan semua itu? Karena semua itu merupakan kebutuhan kita dalam kehidupan modern saat ini. Pemikiran genius yang dimiliki oleh para pemuda membawa dampak yang besar bagi kehidupan.Bagaimana jika tidak ada pemuda? Teknologi akan sulit untuk berkembang karena tidak ada inovasi dan bila suatu negara tidak memiliki generasi penerus maka hancurlah negeri itu seperti bom waktu yang siap meledak kapanpun.
Mari kita melihat bukti nyata kecerdasan pemuda dalam teknologi.Go-Jek, siapa yang tidak tau Go-Jek?aplikasi mobile bidang transportasi yang menghubungkan antara ojek dengan penumpang.Go-Jek didirikan oleh seorang pemuda Indonesia bernama Nadiem Makarim yang seorang lulusan Harvard University. Singkat cerita, ia awalnya hanyalah seorang karyawan pada sebuah raksasa teknologi yang ada di Indonesia, berawal dari kebiasaannya memakai jasa ojek untuk berangkat bekerja. Kemudian, ia merasa resah terhadap kehidupan ojek yang mempunyai penghasilan tidak pasti.Berawal dari keresahannya itulah ia mendirikan Go-Jek pada tahun 2010.Awalnya Go-Jek menggunakan media telepon untuk menghubungkan penumpang dengan ojek.Beberapa ojekpun kemudian bergabung dengannya. Seiring waktu yang terus berjalan dan teknologi yang terus berkembang.Kemudian,munculah sebuah inovasi untuk menggabungkan antara ojek dengan teknologi.Lahirlah aplikasi Go-Jek, dengan adanya penggabungan tersebut mempermudah komunikasi antara ojek dan penumpang. Hal ini menyebabkan dampak yang besar bagi Go-Jek, yang berawal hanya beberapa ojek saja sekarang menjadi ribuan ojek dan jutaan aplikasi Go-Jek didownload oleh masyarakat. Apakah ini berdampak pada gojek dan penumpang saja? Tidak, hal ini sangat berdampak pada perkonomian negara dan berbagai sector lainnya.Karena, seiring berkembangnya Go-jek, semakin menekan angka pengangguran yang ada di Jakarta dan pada akhirnya akan mempengaruhi perekonomian negara pada umumnya.
Semua itu tidak akan terjadi bilamana pemuda tidak mempunyai keempat skill yang akan saya sebut Young Genius Effect.Semua itu adalah inovatif,kreatif,kritis dan rasa kepedulian terhadap lingkungan. Keempat itu adalah modal awal seorang pemuda untuk dapat menciptakan suatu kekuatan yang besar yang berdampak bagi banyak orang.Buktinya dalam kisah Go-Jek diatas, apabila Nadiem Makarim tidak bersikap kritis dan peka terhadap lingkungannya, maka sampai sekarang ia akan masih menjadi seorang pengguna ojek.Dan apabila ia tidak inovatif dan kreatif, ia tidak mungkin akan menggabungkan teknologi dengan Go-Jek.
Young Genius Effect dimiliki oleh setiap pemuda.Mengapa Young Genius Effect sangat berpengaruh bagi teknologi?Karena ada 4 faktor yang mendukungnya yaitu inovatif,kreatif, kritis dan peka terhadap lingkungan. Yang pertama adalah inovatif, Inovatif secara garis besar adalah Kemampuan seseorang untuk menemukan hal baru terhadap sesuatu untuk menggantikan yang sudah ada agar lebih efisien.Pemuda memiliki rasa ingin tahu dan berani membuat perubahan,kedua karakter itulah yang mendongkrak para pemuda untuk berfikir lebih dalam dan luas dalam menghadapi suatu hal.Mereka menginginkan sebuah perubahan dan menciptakan suatu system yang lebih baik agar tercipta suatu inovasi yang baru.Namun berinovasi tidaklah mudah, pemuda juga harus memiliki wawasan luas dan terampil. Apabila tidak ada Inovasi, maka sistem tidak akan berkembang dan kita akan tertinggal jauh oleh negara lain.Kedua adalah Kreatif, tanpa kreatifitas hal baru tidak akan terbentuk juga, kreatifitas perlu adanya pemikiran Out of The Box, seperti halnya ketika semua orang memandang suatu benda dengan perspektif yang sama, pemuda memiliki cara pandang yang berbeda, hal tersebut yang membuat pemuda kreatif dan menemukan hal baru dari sisi yang berbeda dan menarik perhatian banyak orang.Yang ketiga kritis, pemuda harus bersifat kritis terhadap suatu permasalahan yang berada dikehidupan, hal tersebut akan mendorong kinerja otaknya untuk bekerja secara maksimal dan menjadi lebih produktif.Yang Keempat adalah rasa peduli lingkungan, seorang pemuda yang mempunyai segala komponen diatas, tidak akan berguna bila pemuda tersebut acuh terhadap lingkungannya.
Hal inilah yang menjadi permasalahan pemuda zaman sekarang, karena dampak dari perkembangan teknologi, para pemuda seakan-akan diperbudak oleh teknologi yang mereka ciptakan sendiri. Oleh karena itu, sebagian pemuda memiliki sifat individualisme tinggi, anti-sosial dan tidak kritis.
Namun, dengan adanya Young Genius Effect tersebut, peran pemuda sangat penting dalam memperbaiki sendi kehidupan dengan teknologi, dengan memanfaatkan kemampuan yang ada di dalam dirinya. Marilah kita sebagai pemuda meningkatkan dan menjaga kreatifitas, inovativitas, kritis dan rasa peduli lingkungan yang ada di dalam diri kita untuk ikut membangun negeri dalam sector manapun, terutama teknologi.
